Service Order yang terstruktur
Catat keluhan, diagnosis, teknisi, odometer, dan jadwal servis berikutnya sebelum ditagihkan lewat invoice.
Setiap fitur dikembangkan untuk mendukung pekerjaan harian bengkel: penerimaan servis, transaksi, stok sparepart, pemasok, dan tindak lanjut pelanggan dalam satu ritme kerja yang lebih terstruktur.
Catat keluhan, diagnosis, teknisi, odometer, dan jadwal servis berikutnya sebelum ditagihkan lewat invoice.
Buat tagihan berdasarkan SPK, tentukan status pembayaran, dan siapkan nota untuk pelanggan dengan lebih cepat.
Kelola master item, harga beli, harga jual, stok awal, reorder level, dan posisi stok akhir.
Catat pembelian supplier, pantau status draft dan received, lalu jadikan data tersebut dasar kontrol pengadaan.
Gunakan reminder servis dan ganti oli untuk menjaga hubungan dengan pelanggan dan meningkatkan potensi repeat order.
Analisis penjualan, stok, dan pembelian supplier dari data operasional yang sudah berjalan di aplikasi.
Nilai produk terasa lebih corporate saat proses antar modul tersambung. Karena itu, halaman fitur perlu menegaskan hubungan antarmodul, bukan hanya daftar kemampuan.
Alih-alih menumpuk fitur yang rumit, struktur modul dirancang agar admin, kasir, dan owner bisa memahami status pekerjaan dengan cepat dari layar yang sama.
Saat jumlah transaksi meningkat, sistem tetap memberi dasar kontrol yang rapi tanpa memaksa tim kembali ke spreadsheet atau catatan terpisah.
Jika fokus utama Anda ada di kontrol transaksi dan pelaporan, lanjutkan ke halaman harga untuk membandingkan paket yang paling relevan.